KISAH SUKSES LIZ MURRAY

Posted by Estu Jalu Friday, November 23, 2012 0 comments
kisah sukses

Liz Murray dahulu hanyalah seorang wanita muda yang hidup di jalanan kota New York, kota megapolitan di Amerika Serikat yang terkenal dengan tingkat kriminalitasnya yang tinggi. Namun siapa sangka, ternyata ia bisa lulus dari Harvard University, tampil di Oprah Winfrey Show, dan kisahnya menjadi sebuah film televisi yang memenangkan penghargaan.

Kisah Liz Murray ini hampir sama dengan Frank O'dea, mantan tuna wisma yang kini menjadi pengusaha bisnis kedai kopi di Kanada. Bedanya, Liz menjadi tuna wisma karena memiliki orang tua yang kecanduan obat-obatan, sementara Frank karena dirinya sendiri yang kecanduan minuman keras. Keduanya menggunakan kisah luar biasa mereka untuk menginspirasi orang lain.


Liz Murray sendiri saat ini memang menjadi seorang pembicara motivasi, tapi siapa sangka kalau dahulunya ia sering mencuri buku-buku pengembangan pribadi seperti milik Tony Robbins dan Stephen Covey? Ya, itu memang benar-benar terjadi, sampai akhirnya Liz bisa bertemu langsung dengan Stephen Covey.


Wanita yang lahir tahun 1980 ini kehilangan ibunya di tahun 1996 karena HIV/AIDS. Setelah itu, ia pun tak memiliki tempat tinggal lagi, dan ayahnya pindah ke tempat penampungan tuna wisma. Kejadian tersebut justru membuat Liz semakin ingin mengubah hidupnya. Meski tak memiliki tempat tinggal dan hidup di jalanan kota New York, Liz tetap berniat untuk bersekolah di SMA dan sekaligus menghidupi adiknya.


Liz bahkan bisa menyelesaikan SMA hanya dalam waktu dua tahun, dan mendapat beasiswa dari The New York Times untuk melanjutkan kuliah di Harvard University, sebuah universitas terkemuka tempat orang-orang sukses pernah belajar, seperti Bill Gates (Microsoft) dan Conan O’brien (pembawa acara dan komedian).
Namun, pada tahun 2003, Liz memutuskan untuk keluar dari Harvard dan pindah ke Columbia University agar bisa lebih dekat dengan ayahnya. Ketika ayahnya meninggal karena HIV/AIDS, Liz pun kembali ke Harvard di tahun 2008, dan kerja kerasnya berbuah manis ketika di tahun 2009 ia berhasil meraih gelar dalam bidang psikologi.


Apakah yang membuatnya bisa mengalahkan semua kesulitan yang ia temui? Jawabannya adalah komitmen. Liz mengatakan dalam sebuah wawancara di Success Magazine bahwa:


"Sebelum saya mengalami perubahan ini, saya selalu memiliki ilusi yang saya sebut jika begini maka begitu. Jika saya menemukan tempat yang tenang, maka saya akan belajar. Jika saya punya uang, maka saya akan sekolah. Kita hanya melakukan itu jika tak memiliki komitmen nyata untuk tujuan kita. Kita mengatakan, "Saya berkomitmen...kecuali." Ada perbedaan besar antara hal tersebut dan komitmen mutlak. Komitmen mutlak berarti akan bekerja di sebuah lorong."

Ya. Ketika masih sekolah, Liz memang belajar di lorong tempat tinggal temannya di Bronx. Ia menyebar buku-bukunya di sana, dan mulai belajar dalam keheningan.

Kisahnya yang begitu inspiratif akhirnya menarik media untuk mempublikasikannya, termasuk ratu talk show dunia, Oprah Winfrey. Film televisi berdasar kisah nyatanya pun telah dibuat di tahun 2003 dengan judul “Homeless to Harvard”, yang berhasil mendapat nominasi Emmy Awards, serta sebuah penghargaan dari American Cinema Editors.

"..ketika perubahan terjadi pada diri saya, saya bisa membuat perubahan dalam hidup." -Liz Murray

KISAH SUKSES JOHN D. ROCKEFELLER

Posted by Estu Jalu Thursday, November 8, 2012 0 comments
kisah sukses john d rockefeller

John David Rockefeller atau biasa disingkat dengan nama John D. Rockefeller, adalah raja minyak dari Amerika Serikat. Lahir pada 9 Juli 1839 disebuah desa pertanian miskin dekat Rickford, New York, Amerika Serikat, Ia meninggal di usia 98 tahun pada 23 Mei 1937, di Ormond Beach, Florida, Amerika Serikat.

John D. Rockefeller adalah pendiri dan pemilik perusahaan pengilangan minyak bernama Standard Oil, Ia mendirikan Standard Oil Company pada tahun 1870, telah mencetak miliaran Dollar sebelum perusahaan ini dibubarkan karena monopoli dan saat ini Standard Oil dikenal dengan nama lain yaitu perusahaan minyak EXXON, yang kabarnya satu-satunya perusahaan pengilangan minyak di Amerika Serikat.

John D. Rockefeller merupakan salah satu tokoh pebisnis yang ditakuti dalam dunia bisnis. Perusahaannya, Standard Oil, mengontrol 90% dari industri minyak Amerika dan ia tidak disenangi karena akan membuat pesaing-pesaingnya bangkrut.

Tetapi bukan itu yang menjadikan John D. Rockefeller sebagai orang yang ditakuti, yang menjadikan ia sangat ditakuti adalah keyakinan absolut terhadap apa yang dilakukannya, yaitu menganggap dia yang paling benar meskipun harus menghalalkan segala cara. Bahkan pada suatu ketika, para karyawannya berunjuk rasa untuk menuntut kenaikan upah dan kerja yang lebih layak, tetapi ditanggapi John D. Rockefeller dengan jalan kekerasan. Terdapat beberapa orang yang tewas dalam unjuk rasa tersebut, layaknya seorang gembong mafia, John D. Rockefeller tidak tersentuh hukum sama sekali akibat perbuatannya. Tetapi lama kelamaan dia merasakan kegelisahan dalam hidupnya, berbagai penyakit mulai menyerang tubuhnya, setelah mendatangkan berbagai dokter ahli, mereka menyimpulkan bahwa sumber penyakit yang diderita John D. Rockefeller berasal dari batinnya. Setelah kejadian itu, akhirnya John D. Rockefeller memutuskan untuk menjadi seorang filantropi, semenjak itu kondisi kesehatannya berangsur membaik.

Rockefeller sering sekali menggunakan kekayaan minyak Standard Oil untuk membuat kelangkaan, sehingga para pesaingnya harus datang padanya untuk membeli minyak. Tetapi tidak sepenuhnya dia orang yang jahat, dia merupakan seorang pebisnis yang menekankan riset dan pengembangan, mengurangi limbah beracun, dan menyalurkan keuntungannya ke konsumen.

Bukan hanya itu, anda tahu PBB kan ? Ya, betul, lembaga yang menjaga perdamaian dunia. Lalu pertanyaannya apa hubungan PBB dengan John D. Rockefeller ? Tanpa sumbangan dari Rockefeller Foundation mungkin PBB tidak akan pernah ada. Kenapa ? Karena semua dana berasal dari Rockefeller Foundation, bahkan dari dana operasi awal sampai tanah dimana markas PBB berdiri sekarang, adalah sumbangan dari Rockefeller Foundation.

Rockefeller pernah menyumbangkan kekayaannya senilai 800 juta Dollar Amerika, yang merupakan sumbangan terbesar dalam sejarah pada masa itu, sebelum akhirnya dikalahkan dengan sumbangan dari Warren Buffett.

Saya dapat menyimpulkan kesuksesan John D. Rockefeller dalam beberapa point, berikut point-point yang menjadilan John D. Rockefeller sebagai orang sukses :

  1. Bekerja untuk kepuasan jiwa, bukan karena tekanan
  2. Semangat yang kuat 
  3. Membuat metode dan strategi bisnis
  4. Melihat peluang sekecil apapun
  5. Tidak menunda pekerjaan
  6. Menguasai ilmu bisnis yang dijalani
  7. Berbuat Sosial
  8. Selalu mengingat Tuhan nya
  9. Menghargai waktu
  10. Berhati-hati dalam bertindak
Nah, itu point-point penting menurut saya mengenai kisah sukses John D. Rockefeller, silahkan berkomentar jika ada yang ingin anda tambahkan. Tetap semangat dan tetap Belajar Bisnis ya.. 

KISAH SUKSES ADAM KHOO

Posted by Estu Jalu Friday, November 2, 2012 0 comments

Adam Khoo adalah orang Singapura, semasa kecil ia penggemar berat games dan TV. Sehari-hari ia bisa menghabiskan berjam-jam didepan TV, baik hanya untuk menonton TV maupun bermain game. Adam Khoo pun dikenal sebagai anak yang bodoh, pada kelas 4 SD ia dikeluarkan dari sekolah dan masuk ke sekolah terburuk di Singapura. Ketika akan masuk SMP, ia ditolak oleh 6 SMP terbaik disana dan akhirnya ia masuk di SMP terburuk di Singapura.

Diawal SMP, kebiasaan buruk Adam tidak berubah, ia mendapat rangking 10 besar terburuk di sekolah terburuk, bagaimana tidak dicap sebagai anak yang bodoh jika seperti itu ?
Pada usia 13 tahun, Adam mengikuti program dari Ernest & Young. Dalam program itu, ia belajar apa yang namanya Neuro Linguistic Programme (NLP), Accelerated Learning, dan sebagainya.
Program ini benar-benar bermanfaat bagi Adam, ia mulai mempraktekkan keterampilan barunya. Apa yang dilakukan Adam setelah kembali ke sekolah ?

Pertama ia  menuliskan tujuannya, ia akan lulus dari SMP itu dengan nilai A semua, kemudian akan masuk ke Victoria Junior College, SMU terbaik di Singapura. Bukan hanya menulis, tapi ia nekat mengumumkan tujuannya tersebut didepan kelasnya. Apa yang terjadi ? Ia ditertawakan semua teman sekelasnya, juga termasuk gurunya.

Tapi ia tidak bergeming, tertawaan dan cemoohan teman-teman dan gurunya ia jadikan sebagai sumber semangat. Dalam hatinya, ia akan lebih ditertawakan lagi jika tidak bisa membuktikan kata-katanya tersebut. Karena itu, Adam berusaha keras, ia gunakan semua cara belajar hebat yang telah didapatkannya dari Ernest & Young. Hasilnya pun sungguh luar biasa, ia mampu menjawab semua pertanyaan dari gurunya, meski begitu ia tetap ditertawakan oleh teman-temannya karena setiap mencatat pelajaran ia menggunakan peta pikiran yang penuh dengan gambar serta simbol untuk mencatat.

Akhirnya dengan penuh semangat yang luar biasa dan tekad yang bulat untuk membuktikan perkataannya, ia lulus dari SMP itu dengan nilai A semua, bukan hanya itu, Adam diterima di Victoria Junior College. Keberhasilannya pun berlanjut sampai ia lulus dari SMU tersebut, ia lulus dengan nilai A semua dan menjadi lulusan terbaik di Victoria Junior College.

Adam pun masuk ke National University of Singapura (NUS) yang merupakan universitas terbaik di Singapura. Di NUS, ia berhasil masuk ke NUS Development Program, ini adalah program bagi mahasiswa Top One Percent. Program bagi mahasiswa dengan prestasi akademik yang sempurna, program bagi para jenius. Dari NUS, Adam lulus dengan predikat lulusan terbaik.

Itu cerita Adam dengan keberhasilan didunia akademisnya, lalu bagaimana cerita Adam didunia bisnisnya ? Prestasi Adam dalam dunia bisnis ditandai pada saat usia 26 tahun, ia mempunyai 4 bisnis dengan total nilai omset US$ 20 juta per tahun.

Adam memulai bisnis pada usia 15 tahun, ia bisnis music box, bisnis berikutnya adalah bisnis training dan seminar. Pada usia 22 tahun, Adam Khoo sudah menjadi trainer tingkat nasional di Singapura. Klien-kliennya adalah para manajer dan top manajer perusahaan-perusahaan di Singapura, bayarannya mencapai US$ 10.000 per jam.

Jadi, pelajaran apa yang dapat kita ambil dari kisah sukses Adam Akhoo ? Kalau saya pribadi dapat mengambil pelajaran :

  1. Kita harus mempunyai tujuan yang jelas dalam hidup / dalam bisnis
  2. Tekad yang kuat serta tidak mudah menyerah meski kita dihina
  3. Berani bertindak untuk perubahan
Bagaimana dengan anda, pelajaran apa yang bisa anda dapatkan ? Silahkan isi komentar dibawah untuk menjawab dan berbagi ilmu untuk kita semua